Gue alangpriatama, kenapa gue di panggil alang ? itu adalah singkatan dari *anak-hilang*, yaap gue memang anak yang hilang tapi bukan hilang karena dibuang ortu gue yang berzinah depan warung kopi dan malu karena gak punya kemaluan *eeh. gak punya uang maksudnya, atau hilang karena ortu gak sanggup biayain hidup gue yang makannya banyak atau hilang karena ditelan bumi (kalo ditelan bumi pasti gue gak bisa nulis ini sekarang), BUKAN !!! tapi gue hilang karena ketinggalan pesawat yang membawa ortu gue ke..... kemana yaah ? gue sendiri pun gak tau kemana, maklum saat itu gue masih kecil, lebih kecil dari biji jeruk, biji mata, biji rambutan, atau biji-biji yang lain yang gak mungkin gue sebut satu per satu disini.. karena ini bukan membahas biji-bijian tapi ini membahas tentang gue.. yaap GUE !!
Kenapa gue bisa ketinggalan pesawat ? jawabannya simpel : karena gue ketinggalan ortu gue dan ortu gue naik pesawat jadilah gue ketinggalan pesawat.. dan itu dikarenakan gue meninggalkan ortu gue sebentar untuk kekamar mandi tapi bukannya gue mau mandi, tapi gue mau buang air pipis, tapi sehabis pipis dan gue kembali ke ruang menunggu delay pesawat, gue gak melihat ortu gue disitu gue mau nangis rasanya tapi gue harus tegar (sambil mengepalkan tangan dengan sayap baju berkibar-kibar) tapi akhirnya gue nangis juga maklum namanya juga anak kecil, gue pun sampe sekarang masih belum tahu kenapa bisa ortu gue lupa sama gue.. jangan-jangan gue ini adalah PUTRA YANG TERTUKAR atau mungkin juga mereka memang sengaja meninggalkan gue dengan alasan yang seperti di awal cerita tadi gue sebutkan, tapi gue harus tetap "positive thinking" *benar gak yaa gini tulisannya ?* (mikir) gue harus berfikir positif biar gue gak berfikiran negatif tentang ortu gue, dan akhirnya gue jalani lah hidup gue yang seperti ini sampai saat ini.
Gue dirawat *kok kesannya kaya gue lagi sakit yaa ?* oke lebih baik seperti ini tulisannya. Gue di asuh oleh keluarga baik hati sebut saja "priatama", keluarga ini menemukan gue di kantor security airport dalam keadaan baju sobek-sobek, kotor, dan ingus meler sangat memprihatinkan, lalu mereka memutuskan untuk mengasuh gue dan menjadikan bagian dari keluarga mereka (sebetulnya dalam mengambil keputusan mereka terlebih dahulu bertanya pada pengacara, keluarga mereka, security, tukang teh botol, tukang tahu, tukang rujak, pilot, pramugari) sungguh sangat memprihatinkan kondisi gue saat itu -___-
Sekian perkenalannya, sudah malam saya mau tidur sambil memejamkan mata dulu.. nite all

Tidak ada komentar:
Posting Komentar